Tampilkan postingan dengan label Rupa-rupa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rupa-rupa. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 September 2019

Kamu Harus Tahu Tentang AHU Online


ADMINISTRASI HUKUM, KADANG TAK TAMPAK, TAPI PENTING BAGI TIAP WNI

Sebagai warga negara yang baik, pernah gak sih kita memikirkan hal paling
mendasar dari keberadaan kita di Republik ini?

Apa itu?

Ya tentu saja kewarganegaraan kita. Beberapa tahun terakhir masalah kewarganegaraan Indonesia menjadi sorotan masyarakat.  Yang sempat ramai, kisah Gloria Natapradja Hamel, gadis blasteran Prancis-Indonesia yang sudah antusias menjadi salah satu pasukan pengibaran bendera pada HUT ke 71 RI tetapi batal bertugas karena statusnya bukan WNI (Warga Negara Indonesia).


Ada juga atlet-atlet asing yang karena sudah lama mengabdi di tanah Nusantara memilih untuk naturalisasi menjadi WNI. Teranyar, Otavio Dutra pesepakbola Persebaya berdarah Brazil. Isu kewarganegaraan lain yang juga sempat ramai belum sebulan ini adalah Benny Wenda, orang yang diduga tokoh separatis Papua ini dicabut kewarganegaraannya karena sudah tinggal lebih dari 5 tahun di negara lain tanpa melapor.

Bicara soal kewarganegaraan, kadang buat sebagian kita menjadi hal yang
dianggap taken for granted. Tetapi buat sebagian lain, itu bisa jadi isu yang bikin
mumet kepala bertahun-tahun.


Buat anak seperti Gloria, yang ibu dan ayahnya beda kewarganegaraan misalnya, ada banyak persyaratan administrasi hukum yang harus dilalui sejak dia lahir hingga akhirnya memilih kewarganegaraan di usia 18 tahun.Nah, mungkin di antara kita ada yang mikir kewarganegaraan itu ngurusnya di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Ternyata, urus dokumen kewarganegaraan itu adanya di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU).

Sesama unit eselon I Kemenkumham yang sudah dibentuk sejak tahun 2000 lalu, pemekaran dari Direktorat Hukum dan Perundang-undangan. Direktorat Hukum dan Perundang-undangan ini tidak hanya dimekarkan menjadi Ditjen AHU, melainkan menjadi dua. Rekan sesama pemekaran adalah Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan yang fokus pada penyusunan peraturan perundangan-undangan.

Sedang Ditjen AHU lebih ke tugas pelayanan hukum pada masyarakat, mencakup hampir semua bidang hukum secara umum. Dengan luasnya pelayanan hukum yang dilakukan Ditjen AHU, sang pemimpin saat ini, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Cahyo Rahadian Muzhar, dibantu tugas oleh satu orang Sekretaris Jenderal dan lima orang Direktur.


Para direktur tersebut mengurusi pelayanan untuk bidang Pidana, Perdata,
Tata Negara (urusan kewarganegaraan tadi lho..), Otoritas Pusat Hukum Internasional, dan tentunya Teknologi Informasi. Mereka semuanya ini bersinergi mewujudkan visi “masyarakat memperoleh kepastian hukum.”

Nah, kalau menurut kalian, selain administrasi kewarganegaraan, apa saja
administrasi hukum yang biasanya kita butuhkan? Kalau cek ricek di situsnya
ahu.go.id, ada beberapa pelayanan administrasi hukum yang sudah bisa diakses semakin mudah oleh masyarakat, di antaranya:

1. Aneka administrasi Penunjang Kemudahan Berusaha.
Beberapa tahun belakangan, pemerintah menggenjot kinerja kemudahan berusaha (ease of doing business). Salah satu kontribusi AHU dengan mempercepat
pembentukan badan usaha. Dengan layanan AHU Online, pendirian dan
pengintegrasian CV (Comanditaire Venootschap) dan Perseroan Terbatas bisa secara digital. Tidak hanya mendaftarkan badan usahanya, kalau mau pesan nama perseroannya juga bisa melalui AHU Online.

2. Membangun Organisasi atau Perkumpulan
Tak hanya membuat CV atau PT, kita-kita yang mau membangun organisasi
baik tujuan profit maupun non-profit bisa mendaftarkannya secara online. Semua
jenis perkumpulan, di antaranya bentuk Yayasan, Koperasi, dan Partai Politik
(Parpol). Seperti badan usaha, boleh banget kalau mau pesan nama melalui AHU Online.

3. Pengurusan Wasiat
Kalau punya aset atau harta yang ke depannya bisa bermanfaat buat
keturunan kita, atau justru bisa disalahgunakan pihak lain, atau punya potensi konflik, ada baiknya membuat wasiat dan mendaftarkan ke Ditjen AHU.
Bikinwasiatnya tetap di depan Notaris tetapi sebaiknya dilengkapi dengan pelaporan melalui AHU Online.

4. Fidusia
Pernah ndak sih teman-teman beli kendaraan bermotor, atau barang
elektronik melalui mekanisme utang piutang? Kalau ada rencana untuk beli barang melalui mekanisme utang piutang ini, ada baiknya teman-teman mempelajari cara mendapatkan jaminan fidusia. Jangan sampai sudah susah-susah bayar lalu dengan mudah ditarik barangnya.

5. Pelayanan Notaris
Masing – masing layanan di atas mungkin saja butuh pelayanan dari notaris. Nah, Ditjen AHU juga yang berkaitan dengan para notaris. Mulai dari pendaftaran notaris dan pendaftaran ujian pengangkatan notaris.
Secara total ada 93 jenis layanan hukum yang dilayani oleh Ditjen AHU. Sebanyak 47 di antaranya sudah bisa dilayani melalui aplikasi AHU Online atau bisa diakses melalui ahu.go.id, dengan layanan berbasis online. Semantara 43 layanan sisanya masih manual. 

Semoga aja ya infonya berguna buat teman- teman. Kali aja ada yang sedang
ingin merintis usaha atau beli barang dengan cara utang-piutang.

Rabu, 14 Agustus 2019

Menciptakan Sumber Daya Manusia Unggul untuk Mencapai Indonesia Maju


Hari ini, Rabu tanggal 14 Agustus 2019 mendapat kesempatan baik untuk mengikuti Talk show yang diselenggarakan oleh Forum Merdeka Barat 9. Bertempat di kantor Bapenas Jakarta. Kali ini  menghadirkan narasumber Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Guru besar FE UI Renald Kasali

Tema yang diangkat adalah SDM unggul, Indonesia Maju. Hal ini sangat sesuai dengan program 5 tahun kedepan presiden Joko Widodo. Setelah periode pertama kepemimpinan Jokowi yang  menitik beratkan pada infrastruktur, maka pada periode kedua ini akan dititikberatkan pada pembangunan SDM unggul

Akan tetapi apakah Indonesia sudah siap menjadi negara- maju? SDM unggul itu yang seperti apa sih?


Bapak Moeldoko menjelaskan bahwa Indeks pembangunan manusia Indonesia sebesar 71, 81 menempati peringkat ke 36 dari 144 negara- dalam global competitiveness index 2018. Jika ingin menjadi negara maju maka index harus diperkecil lagi agar peringkatnya bisa menyaingi negara maju lainnya.

Selama ini pemerintah sudah banyak melakukan perbaikan indeks kualitas manusia melalui perbaikan kualitas kesehatan dan pendidikan. Untuk menciptakan SDM unggul maka pemerintah perlu memperhatikan rakyat sejak dari dalam kandungan hingga lansia.


Menurut kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, Human Capital Index yang dikeluarkan oleh world bank hanya 0,53 % dan berada di peringkat 87 dari 157 negara . Itu artinya 18 tahun kemudian anak yang lahir tahun ini produktivitas hanya mencapai 53%. Jadi pemerintah harus meningkatkan human Capital Index ini. Sudah saatnya Indonesia bertumpu pada SDM yang memiliki produktivitas tinggi.

Yang dibutuhkan untuk mencapai Indonesia maju adalah ketrampilan spesifik seperti pemikiran analitis & inovatif, pembelajaran aktif & strategi pembelajaran, kreatifitas, orisinalitas & pemrograman dsb. Ke depan nantinya sekolah gak akan cukup untuk menjadi manusia yang kompetitif.


Sedangkan Renald Kasali menjelaskan bahwa saat ini negara maju sedang mengalami defisit demografi , di mana jumlah usia lanjut semakin banyak sementara Indonesia mengalami bonus demografi di mana jumlah tenaga kerja semakin banyak. Ironis. Indonesia gak punya PAUD negeri yang bisa memberikan anak-anak usia emas sekolah gratis.

Pendidikan untuk anak usia dini tidak  hanya pendidikan untuk anak tapi juga pendidikan untuk orang tua. Untuk menghasilkan manusia berpotensi besar, maka kesehatan ibu juga harus diperhatikan. Karena gak mungkin anak yang lahir dari ibu yang tidak sehat apalagi kekurangan gizi akan menjadi anak yang unggul.

Sempat ditambahkan oleh salah satu Staf Kepresidenan yaitu bapak Yanuar bahwa kemaren bapak presiden Joko Widodo mengatakan bahwa perguruan tinggi Indonesia harus memiliki kualitas internasional dan harus bisa bersaing ditingkat global, kalau perlu rektor nya impor iya OK , tapi gak harus import lho ya . Jadi jangan gagal paham sama isu yang sedang viral ini.





Jumat, 23 Februari 2018

Satu Juta Artikel dan Logo Baru Viva.co.id


Satu juta artikel ? Pasti kalian akan bilang Wow . Gitu kan, sebagai tanda dari rasa kagum? Apalagi sekarang logo baru Viva.co.id sekarang lebih berwarna. Pandangan pertama terlihat warna ceria yang menggambarkan semangat yang  tiada habisnya.

Ya, memang Viva.co.id memang pantas mendapat acungan jempol dengan satu juta artikelnya. Satu juta Artikel ini dicapai pada bulan Januari kemarin. Dengan artikel kesejuta adalah "Ditemani Katy Perry, Minnie Mouse Catat Nama di Walk of Fame" publish pada 24 Januari 2018 pukul 10.30 WIB.

Viva.co.id berada di bawah naungan PT VIVA Media Baru yang menjadi salah satu unit usaha PT Visi Media Asia Tbk yang menjadi bagian dari Grup Media Bakrie.. Sejak awal berdiri pada 17 Desember 2008, VIVA.co.id memang berkomitmen turut mencerdaskan bangsa melalui konten-konten jurnalistik yang informatif dan edukatif.  Nah satu juta artikel ini merupakan wujud eksistensi dan komitmen VIVA.co.id untuk bangsa Indonesia.


Artikel pertama VIVA.co.id yang saat itu masih bernama VIVA news, adalah "Lokasi Pelayanan STNK dan SIM Keliling" yang publish pada 16 September 2008 pukul 09.47, Artikel ini tayang tiga bulan sebelum VIVA.co.id lahir. Pada Januari 2018, VIVA.co.id mencatat pageviews 73,8 juta, visits 31,7 juta, dan unique visitor 25 juta. Berdasarkan data Comscore Desember 2017, VIVA.co.id bertengger di jajaran 10 besar berita online di Indonesia.

Dengan memperhatikan tren industri digital saat ini, VIVA.co.id harus berubah supaya lebih dekat dengan audience yang didominasi generasi milenial. Artikel-arikel yang informatif, inspiratif, menghibur, dan dilengkapi multimedia kekinian akan menjadi unggulan.


“Satu Juta Artikel" hanya sebuah refleksi sekaligus titik awal VIVA.co.id untuk me-refresh konten-konten jurnalistik yang bisa diterima oleh generasi milenial saat ini. Perubahan ini dilakukan dengan mengganti logo VIVA.co.id yang lebih fresh dan berwarna serta mengubah tagline menjadi #1 NEWSTAINMENT.

Direktur Utama VIVA.co.id David Burke mengatakan, "Kami sangat berterima kasih atas dukungan teman-teman VIVA.co.id, kontributor, staf, pembaca, visitor, dan juga para sponsors yang sudah mendukung kami selama ini.  VIVA.co.id akan terus beradaptasi dan memberikan terbaik untuk terus bersaing di pasar. Langkah awal ini kami wujudkan dengan perubahan logo dan tagline."






Jumat, 03 Februari 2017

Doodle Kereta

Displaying IMG_20170122_103046.jpg

Hari Minggu ini, 22 Januari 2017, Kriya Indonesia kembali membuat Workshop. Kali ini Workshop nya adalah Doodle dengan tema Kereta. Tema ini sesuai dengan lokasi yang dipilih untk menyelenggarakan Workshop .

Salah satu ciri khas eventnya Kriya Indonesia adalah pilihan tempat yang unik.  Nah sekarang ini lokasi yang dipilih untk workshop adalah Stasiun Bogor.


Displaying IMG_20170122_112022.jpg

....



....



....



....



...



Senin, 10 Oktober 2016

Drama Musikal Khatulistiwa - Pahlawan Juga Punya Masa Kecil


Drama musikal ini berjudul : Jejak Langkah Negeriku. Dikemas dalam sajian drama musikal kolosal yang megah dengan tata artistik dan visual yang indah dari seni dan budaya Indonesia. Drama musikal ini sendiri akan menampilkan kisah tentang pahlawan Indonesia dari era perdagangan VOC hingga  meraih kemerdekaan Indonesia.

Tidak hanya adegan teatrikal saja yang akan disajikan dalam pementasan kali ini, tapi juga ada nyanyian yang menampilkan 50 lagu Indonesia. Yang terdiri dari lagu anak, lagu nasional dan lagu daerah. Ada juga rangkaian tarian Nusantara yang membuat pementasan ini menjadi sebuah tontonan yang lengkap dan menghibur.


Jalan cerita drama musikal ini diawali dengan cerita yang dituturkan oleh seorang ayah kepada anaknya pada saat mereka sedang berkemah. Kilas balik cerita dimulai dengan kisah perjuangan Pangeran Kornels melawan Daendels. Dilanjutkan dengan perjuangan Cut Nyak Dien, Sisingamangaraja, Christina Martha Tiahahu, Dewi Sartika, Sultan Hasanudin. JUga kisah para penggerak Sumpah Pemuda hingga Proklamasi Kemerdekaan oleh Soekarno Hatta.


Kisah-kisah para pahlawan ini dimulai dari kisah masa kecil mereka. Dengan demikian semangat para pahlwan ini diharapkan bisa menginspirasi anak-anak Indonesia untuk selalu cinta tanah air dan negeri tercinta ini. Selain itu setelah menonton drama musikal ini diharapkan anak-anak akan bangga menjadi anak Indonesia dan berusaha untuk tetap menjaga warisan para pendahulunya.

Drama Musikal ini didukung oleh CIMB Niaga dan juga Sun Life Finacial ini akan dipentaskan di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada tanggal 18-20 November nanti. Bagi yang tidak bisa menonton di Jakarta, bisa menonton film Khatulistiwa yang disajikan dalam bentuk DVD yang akan dibagikan secara gratis ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. .


Drama Musikal Khatulistiwa ini melibatkan parakar sejarah dan juga pakar pertunjukan ternama. Selain itu juga didukung oleh 100 talenta muda Indonesia ternama seperti Rio Dewanto, Kelly Tandiono, Tika Bravani, Epy Kusnandar, Sita Nursanti dll. Kalau mau tahu lebih banyak lagi tentang Drama Musikal Khatulistiwa ini, silahkan kunjungi websitenya di www.musikalkhatulistiwa.com ya .


Rabu, 07 September 2016

SOS Children's Villages Memberikan Keluarga dan Memperjuangkan Hak-hak Anak


Apa yang harus dialami oleh anak-anak ketik mereka kehilangan keluarganya?

Terlantar?
Bisa jadi.

Lalu apa yang harus dibrikan untuk mereka?
Apakah cukup dengan menampungnya di Panti Asuhan?
Sepertinya itu tidak cukup.

Ketika mendengar anak terlantar maka yang ada dalam pikiran kita adalah anak tapa orang tua yang kemudian tinggal di jalanan maupun panti asuhan. Hanya saja yang diperlukan oleh anak-anak manapun di dunia ini adalah keluarga. Dimana dalam keluarga itu anak-anak akan mendapatkan kasih sayang dan tumbuh serta berkembang dengan pendidikan karakter yang baik.

Dengan alasan itulah maka SOS Children's VIllages hadir di Indonesia guna memperjuangkan hak-hak dasar anak khususnya dalam hal pengasuhan berbasis keluarga. SOS Children's Villages ini telah berdiri sejak 1949 di Austria dan hingga kini ada di 134 negara di dunia termasuk Indonesia.

Keberadaan SOS Children's di Indonesia telah dimulai sejak 1 September 1972, jadi hingga kini sudah sekitar 44 tahun. Sudah lebih dari 1200 anak yang diasuh di SOS Children's Villages yang tersebar di Lembang, Jakarta, Bali, Flores, Semarang, Banda Aceh, Meulaboh dan Medan.

Selain menyediakan rumah bagi anak-anak yang kehilangan keluarganya, SOS Children's Villages juga mencegah keterpisahan anak dengan orang tuanya. Hal ini diwujudkan dengan Program Penguatan Keluarga atau Family Strengthening Progam di beberapa komunitas dampingan yang berada di sekitar delpan Village SOS. Ditambah dengan dua lokasi lain yaitu BOgor dan Yogyakarta.


Ada 4 prinsip pengasuhan yang dijalankan SOS Children’s Villages Indonesia dalam menjalankan program meliputi

  1. Lingkungan keluarga yang asah, asih, asuh, dan penuh perhatian, 
  2. Penguatan jejaring dukungan sosial untuk anak-anak dan keluarganya, 
  3. Kepentingan terbaik bagi anak sebagai dasar dari seluruh keputusan dan kegiatan, 
  4. Keterlibatan anak secara penuh dalam menemukan solusi terhadap tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupannya.  

SOS Children’s Villages Indonesia berkomitmen memperjuangkan hak-hak anak. Ini karena setiap anak berhak dibesarkan dalam keluarga dengan kasih sayang, rasa dihargai dan rasa aman, SOS Children’s Villages Indonesia memberikan keluarga pengganti bagi anak yang telah kehilangan dan beresiko kehilangan pengasuhan keluarga, membantu mereka membentuk masa depannya sendiri dan memberi kesempatan kepada mereka berkembang dalam masyarakat. 

Setiap anak, baik yang tinggal dengan keluarga kandungnya ataupun dalam pengasuhan alternatif, memiliki hak yang sama untuk bisa merasakan hubungan yang positif, kuat, permanen, dan penuh kasih sayang. Hal ini penting dibutuhkan untuk pengembangan pribadinya secara utuh, maka dari itu setiap anak berhak mendapatkan pengasuhan berkualitas. 

SOS Children’s Villages Indonesia menerapkan sistem pengasuhan berbasis keluarga bagi anak-anak yang telah kehilangan pengasuhan orang tua. Di dalam sebuah keluarga, pengasuhan berkualitas bagi setiap anak asuh diharapkan dapat terlaksana dengan baik. Setiap anak mendapatkan perhatian secara individu, sehingga segala kebutuhan tumbuh kembang anak secara holistik dapat dipenuhi secara optimal. Kasih sayang, rasa aman dan rasa dihargai yang dirasakan oleh anak merupakan hal yang sangat penting dalam sistem pengasuhan di SOS Children’s Villages.

SOS Children’s Villages sebagai lembaga pengasuhan meyakini bahwa setiap anak, baik yang tinggal dengan keluarga kandungnya ataupun dalam pengasuhan alternatif, memiliki hak yang sama untuk bisa merasakan hubungan yang positif, kuat, permanen, dan penuh kasih sayang yang dibutuhkan untuk pengembangan pribadinya secara utuh. 


Setiap anak memiliki hak yang sudah disahkan Konvensi Hak-Hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Convention on the Rights of the Child). Mulai hak dari kebebasan pendapat, hak pribadi, sampai hak mendapatkan pengasuhan yang layak juga ada dalam piagam tersebut. Konvensi Hak-Hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Convention on the Rights of the Child) adalah sebuah konvensi internasional yang mengatur hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan kultural anak-anak telah ditandatangani oleh PBB pada tanggal 20 November 1989 dan di diratifikasi pada Desember 2008, oleh 193 negara. 

Undang-undang Perlindungan Anak pasal 13 (1) juga menyebutkan bahwa, “Setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali atau pihak lain manapun yang bertanggung jawab atas pengasuhan berhak mendapat perlindungan dari perlakuan diskriminasi, eksploitasi baik ekonomi maupun seksual, penelantaran, kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan,ketidakadilan dan perlakuan salah lainnya”. 

“KPAI mendukung penuh apa yang dilakukan oleh SOS Children’s Villages Indonesia yang memiliki komitmen penuh untuk memperjuangkan hak anak, karena setiap anak memiliki hak dan hak tersebut harus dilindungi. Maraknya kasus kekerasan, bullying, penelantaran serta eksploitasi terhadap anak menunjukan rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap hak anak ini.


Acara 44 tahun SOS Children’s Villages akan serentak dirayakan di 8 SOS Children’s Villages yang ada di Indonesia, mulai dari Meulaboh, Banda Aceh, Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Bali dan Maumere, dengan membawa satu nafas yang sama yaitu mensosialisasikan hak-hak anak. Puncak perayaan 44 tahun ini akan berpusat di Car Free Day Jakarta dan Bandung, tanggal 4 September 2016. 

Acara ini akan diramaikan dengan penampilan musik perkusi, Kids Yoga (Jakarta), Brain Gym (Bandung), Photo Booth , dan pawai hak anak di Car Free Day bersama komunitas lari Obler dan KLM dan mensosialisasikan hak anak. Program pengumpulan dana dengan berlari akan dilanjutkan oleh Gatot Sudariyono seorang sahabat SOS dalam ultra marathon di Penang, Jakarta dan Borobudur Marathon sejauh 440 km untuk mengumpulkan dana pendidikan sebesar Rp 440.000.000. 

Program “Run To Care” adalah salah satu kegiatan dalam rangkaian perayaan 44 tahun SOS Children’s Villages Indonesia yang dimulai sejak 1 Agustus hingga 3 September 2016. Hasil penggalangan dana akan diserahkan pada puncak perayaan tanggal 4 September 2016 pada saat Car Free Day Jakarta dan Bandung. 




Selasa, 12 Juli 2016

Perempuan PIntar, Kesejahteraan Buruh dan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA)


Apa hubungannya antara perempuan pintar, kesejahteraan buruh dan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) ? 

Jelas ada hubungannya. Kesejahteraan buruh adalah kesejahteraan bangsa. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang memikirkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk buruh. Tapi dengan adanya MEA yang resmi diberlakukan pada tahun 2016 ini, dimana ada banyak tenaga asing yang bisa dengan mudah masuk ke Indonesia, lalu bagaimana dengan nasib buruh kita ?

Sebelum ngomong jauh tentang dampak MEA terhadap buruh, yuk kita cari tahu dulu tentang  MEA.

Jauh sebelum MEA ini dikenal, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN tahun 1997 di Kuala Lumpur diperoleh kesepakatan pembentukan kawasan MEA. Saat itu para pemimpin  ASEAN memutuskan untuk melakukan pengubahan ASEAn menjadi sebuah kawasan ekonomi yang makmur, stabil, bersaing dalam perkembangan ekonomi yang adil. Hal ini untuk mengurangi kesenjangan dan kemiskinan juga bersaing dengan Tiongkok dan India dalam menarik investasi asing.

MEA ini membuka arus perdagangan barang dan jasa juga pasar tenaga kerja profesional. Saat ini baru ada 8 profesi yang bisa bersaing di pasar tenaga kerja profesional yaitu :

  1. Insinyur
  2. Arsitek
  3. Tenaga Pariwisata
  4. Akuntan
  5. Dokter gigi 
  6. Tenaga Survei 
  7. Praktisi medis (Dokter Umum, Spesialis dan sub spesialis) 
  8. Perawat 
Tapi 8 profesi itu nantinya bisa saja bertambah lho. Bahkan sampai pada profesi buruh. Itu artinya kualitas tenaga kerja di INdonesia harus ditingkatkan. Karena setiap perusahaan pasti akan menginginkan tenaga kerja dengan produktifitas tinggi. 


Lalu apa hubungannya dengan perempuan pintar? 

Tidak dapat dipungkiri kalau saat ini para wanita di daerah industri seperti Bekasi banyak yang bekerja sebagai buruh. Mereka mengandalkan upah minimum regional (UMR) sebagai sumber biaya kehidupan. Hanya saja saat ini usia produktif setiap buruh dan sistem kontrak tidak berpihak bagi para buruh wanita. 

Ketika para wanita ini sudah berusia lebih dari 30 tahun, maka kesempatan kerja mereka sebagai buruh akan berkurang. Dengan demikian, sudah saat nya para buruh wanita ini harus membekali diri dengan berbagai ketrampilan yang bisa dijadikan modal dalam kehidupannya nanti. 

Persaingan tenaga kerja dalam MEA bukan saja soal kualitas tenaga kerja yang berimbas pada produktifitas kerja. Tapi dalam persaingan MEA ini juga harus ada strategi yang realistis bagi para buruh terutama buruh wanita. Bagaimanapun juga akan ada saatnya para buruh wanita ini harus mandiri. Oleh karena itu menjadi buruh wanita yang pintar haus dimulai sejak dini. 





Minggu, 05 Juni 2016

Peninjauan Kembali Peraturan Daerah Bermasalah


Peraturan daerah (Perda) seharusnya memudahkan masyarakat dan dunia usaha sehingga akan terwujud kesejahteraan masyarakat Indonesia. Perkembangan investasi memerlukan kepastian hukum dan penyederhanaan prosedur perizinan yang meliputi kemudahan prosedur, layanan yang efisien, cepat dan sederhana.

Sayangnya hingga saat ini menurut kajian Kementrian Dalam Negeri ada sekitar 3.266 Perda yang menghambat investasi dan pembangunan. Perda tersebut juga menghambat perizianan dan membebankan tarif pada masyarakat. Isi perda itu bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di atasnya. Inilah yang diebut sebagai Perda bermasalah.

Perda bermasalah ini berlawanan dengan semangat desentralisasi dan otonomi daerah. Padahal adanya desentralisasi dan otonomi daerah ini diharapkan bisa meningkatkan mutu pelayanan daerah, daya saing, efektifitas juga kesejahteraan rakyat. Apapun peraturannya, yang jelas Perda diharapkan bisa memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Perda bermasalah ini bisa menghambat investasi yangjika dibiarkan maka akan bisa menurunkan iklim investasi dan kepercayaan pasar. Kalau sudah demikian maka pendapatan daerah maupun pendapatan negara akan menurun. Dan imbasnya adalah kemakmuran masyarakat akan terabaikan.

Oleh karena itu perlu adanya penyederhanaan regulasi agar bisa mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan daya saing nasional dalam mengahadapi MEA juga persaingan global. Pemerintah melalui presiden meminta agar Kemendagri menghapus 3.000 perda bermasalah pada akhir Juli ini. Setidaknya 1.000 perda bermasalah harus dihapus setiap bulannya.

Penghapusan perda bermasalah ini tentu saja harus dipertimbangkan soal perimbangan kekuasaan pusat dan daerah. Di mana perda bermasalah ini telah memperlihatkan ketidaksinkronan proses pembuatan peraturan di Indonesia. Ketiadaan koordinasi dan sinergi ini menjadi penghalang proses pembangunan yang lebih efektif. Hingga pada akhirnya akan menjadi tidak efisien karena harus mengalokasikan sumber daya untuk melakukan review atau pmbatalan perda-perda tersebut.

Sumber :
Gautama Adi Kusuma MPA, Ph.D
Widodo Sigit Pudjianto SH. MH (Kepala Biro Hukum Kementrian Dalam Negeri)
Robert Endy Jaweng (Komite Pemantau Pelaksana Otonomi Daerah)

Kamis, 21 April 2016

IWIC ke-10 Mendukung Women Connected To Mobile Internet


Dalam peringatan hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2016 ini, Indosat Ooredoo kembali menghadirkan kegiatan yang mendukung perempuan. Kali ini digelar Indosat Ooredoo Wireles Innovation Contest (IWIC) ke-10. IWIC merupakan sebuah ajang kompetisi aplikasi mobile yang sudah diadakan secara konsisten oleh Indosat Ooredoo selama 10 tahun.

Untuk pertama kalinya IWIC digelar pada tahun 2006 dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang. Kini setelah 10 tahun sudah ada sekitar 7.111 ide dan karya yang mengikuti kompetisi ini. Bahkan beberapa karya yang ada sudah menjadi aplikasi komersial yang bermanfaat dan memudahkan kehidupan masyarakat Indonesia.

Untuk IWIC ke-10 ini ada yang istimewa yaitu dengan menghadirkan Special Category for Women & Girls. Kategori ini ada sebagai bukti bahwa Indosat Ooredoo berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayakan perempuan melalui program women connected to mobile internet.

Dalam kategori spesial ini peserta bisa mengirimkan ide dan aplikasi yang bisa membantu aktivitas perempuan baik itu dalam profesinya maupun dalam kesehariannya. Jadi kategori spesial untuk perempuan ini ada untuk meningkatkan jumlah perempuan yang terhubung dengan internet. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup para perempuan Indonesia.


Selain kategori spesial untuk perempuan ini ada yang istimewa di IWIC ke-10 ini, yaitu dengan diundangnya peserta dari seluruh dunia. JAdi dalam IWIC ke-10 kali ini, peserta dari Indonesia juga akan bersaing dengan peserta dari luar negeri.

Sebenarnya IWIC ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan akan talenta digital Indonseia yang masih sangat sedikit dibanding dengan tingginya trend penggunaan aplikasi online sekarang ini. IWIC ke-10 kali ini mengambil tema Change The  World . Tema ini diambil karena banyaknya aplikasi mobile yang diciptakan untuk emudahkan kehidupan masyarakat dunia maupun Indonesia.


Kategori yang dapat diikuti dalam IWIC ke-10 kali ini adalah :

  1. Kids
  2. Teens
  3. University Student & Public
  4. Developers Category
  5. Sepesial Categori for Women & Girls
  6. Disabled Category
Semua kategori ini akan berkompetisi untuk ide dan aplikasi di bidang : 
  1. Komunikasi
  2. Lifestyle
  3. Education
  4. Multimedia & Games
  5. Utility (tools, security. ideas/apps for disabled)
  6. tourism
  7. Social Innovation

Ide maupun aplikasi yang dibuat nantinya akan diaplikasikan di sistem operasional Android, Apple, Symbian, Blackberry dan Windows Phone. Rangkaian kegiatan IWIC ke-10 diantaranya adalah : 
  • Roadshow ke kampus-kampus di seluruh Indonesia 
  • Gathering dengan komunitas developer
  • Pesta Digital Anak Indonesia
  • Hackathon
  • Bootchmap menjelang final IWIC
Hadiah yang disediakan bagi para pemenang IWIC ke-10 ini diantaranya uang tunai, gadget terbaru juga kesempatan mendapat bea siswa. Penyelenggaraan IWIC ke-10 ini, Indosat Ooredoo bekerjasama dengan Kompas Gramedia, Tech in Asia, Dicoding, Haruka Edu, Cody's App Academy juga Yayasan Cendekia Indosat. 




Senin, 04 April 2016

Jika Aku Tim Nusantara Sehat


Jika aku tim nusantara sehat apa yang akan aku lakukan?

Ini pertanyaan yang mudah dijawab seandainya saja aku adalah tenaga kesehatan. Tapi sayangnya aku bukan tenaga kesehatan. Aku adalah seorang blogger dan penulis buku anak yang bisanya cuma nulis dan bercerita.

Jadi apa yang bisa aku lakukan ? Sebelumnya yuk cari tahu dulu apa itu Nusantara Sehat.

Sekilas Tentang Nusantara Sehat 

Nusatara Sehat adalah sebuah program yang dilakukan oleh Kementrian Kesehatana RI (Kemenkes) sebagai sebuah upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan baik itu preventif, promotif maupun kuratif. Dalam satu tim Nusantara Sehat berangotakan 5-9 tenaga kesehatan terdiri dari :
  1. Dokter 
  2. Dokter Gigi 
  3. Perawat 
  4. Bidan 
  5. Tenaga kesehatan masyarakat 
  6. Tenaga kesehatan lingkungan 
  7. Ahli laboratorium medik 
  8. Tenaga gizi 
  9. Tenaga kefarmasian 
Tim kesehatan ini akan ditempatkan di pelosok Nusantara terutama di daerah terpencil guna memperkuat kesehatan di daerah tersebut. Tim Nusantara Sehat ini diharapkan bisa memperkuat akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil. Program Nusantara Sehat sendiri sebenarnya adalah salah satu bentuk kegiatan yang dicanangkan oleh Kemenkes untuk mendukung kebijakan periode 2015 – 2019 yaitu penguatan Pelayanan Kesehatan Primer.

Kebijakan ini diambil berdasarkan masalah kesehatan yang mendesak diantaranya :
  1. Angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi 
  2. Angka gizi buruk 
  3. Angka harapan hidup yang masih sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan primer. 
Selain untuk mendukung kebijakan Kemenkes, program nusantara sehat ini juga dirancang untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta Kartu Indonesia Sehat. Kedua program ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan. Penguatan pelayanan kesehatan primer berfungsi untuk :
  1. Memberikan pelayanan kesehatan 
  2. Melakukan upaya preventif melalui : 
  • Pendidikan kesehatan 
  • Konseling
  • Skrinning (penapisan) 
Penempatan Tim Nusantara Sehat dilakukan pertama kali pada tahu 2014 sebagai uji coba. Tim Nusantara Sehat ini ditempatkan di 4 Puskesmas pada 4 kabupaten di 4 Propinsi yaitu :
  1. Sumatra Utara 
  2. Kalimanta Barat 
  3. Maluku 
  4. Papua. 
Tim Nusantara Sehat tahap uji coba ini terbukti mampu meningkatkan kunjungan masyarakat ke Puskesmas juga Upaya Kesehatan Masyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan penempatan Tim Nusantara Sehat pada tahun 2015:
  • Periode I pada Mei sebanyak 142 orang di 20 Puskesmas 
  • Periode II pada Desember sebanyak 552 orang di 100 Puskesmas. 
Sedangkan pada tahun 2016 ini, akan ditargetkan untuk rencana penempatan Tim Nusantara Sehat di Puskesmas :
  • Periode I pada Mei sebanyak 630 orang di 70 Puskesmas 
  • Periode II pada Oktober sebanyak 540 orang di 60 Puskesmas. 
Peserta Tim Nusantara Sehat merupakan tenaga professional bidang kesehatan yang bersedia mengabdikan dirinya untuk memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai kebutuhan. Kalau dari segi usia ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon anggota Tim Nusatara Sehat adalah :
  • Maksimal 35 tahun untuk dokter dan dokter gigi. 
  • Maksimal 30 tahun untuk perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga ahli teknologi laboratorium medic, tenaga gizi dan tenaga kefarmasian. 
Kalau mau ikutan jadi Tim Nusantara Sehat harus daftar dulu melalui situs resmi Nusantara sehat yaitu www.nusantarasehat.kemkes.go.id. Nantinya akan diselksi adminidtrasi dan psikologi yang mencakup test pskilogi, FGD dan wawancara.

Peserta yang lolos akan bertugas selama dua tahun. Seluruh peserta nantinya akan dibekali dengan :
  1. Materi bela Negara 
  2. Keahlian medis dan non medis 
  3. Pengetahuan tentang program-program kesehatan yang dilaksanakan oleh kementrian kesehatan 
  4. Pemahaman budaya-budaya lokal agar bisa berinteraksi dengan petugas kesehatan dan masyrakat setempat. 

Kalau Aku jadi Tim Nusantara Sehat 

Sekarang sudah tahu kan apa itu Tim Nusantara Sehat. Nah seandainya saja aku adalah tenaga kesehatan (apapun itu, baik dokter, ahli kesehatan dll) dan ikut dalam tim Nusantara Sehat, maka yang akan aku lakukan adalah :

1. Melakukan pendekatan pada masyarakat setempat

Dengan bantuan tenaga kesehatan setempat tentunya. Pendekatan ini penting karena kalau pepatah bilang, “tak kenal maka tak sayang.” Jadi kalau kita sudah dikenal dengan baik oleh masyarakat setempat, maka mereka juga akan sayang dengan kita. Kalau sudah begitu apapun yang ingin kita sampaikan pasti akan diterima dengan baik. Beda halnya kalau kita tidak mengenal dengan baik masyarakat setempat, maka sebaik apapun yang akan kita sampaikan tidak akan pernah diterima oleh mereka.

2. Mengajak masyarakat setempat untuk hidup bersih dan sehat.

Mencegah itu tetap lebih baik dari mengobati. Jadi kalau masyarakat bisa hidup sehat menjaga kesehatannya dengan baik, maka angka harapan hidup pun akan meningkat. Dengan demikian tujuan untuk mendapatkan masyrakta yang sehat dan mandiri pun bisa tercapai. 

3. Melayani dengan hati.

Apapun itu jenis pekerjaan yang kita pilih, jika dilakukan dengan sepenuh hati maka akan membawa kebaikan pada banyak orang. Bekerja bukan hanya soal mendapatkan uang atau soal berapa upah yang akan kita dapat. Tapi bekerja adalah soal seberapa banyak orang yang bisa mengambil manfaat dari pekerjan kita tersebut. Kembali lagi ya pada kenyataannya bahwa aku bukanlah tenaga kesehatan.

Jadi apa yang bisa aku lakukan jika suatu saat nanti bisa aku bisa bergabung dengan Tim Nusantara Sehat sesuai dengan profesiku sebagai penulis?

1. Aku akan menuliskan cerita inspiratif dari para tenaga kesehatan yang bertugas dalam Tim Nusantara sehat.

Karena aku seorang blogger maka kisah-kisah mereka bisa aku tampilkan dalam blog pribadiku. Karena aku juga seorang penulis buku maka kisah-kisah inspirtif ini juga bisa aku bukukan dan diterbitkan oleh penerbit mayor. Bukankah kisah inspiratif selalu mendapat sambutan baik di masyarakat sehingga penerbit manapun akan mau menerbitkannya karena dibutuhkan oleh banyak orang sehingga penjualannya bisa tinggi. Kisah dari para tenaga kesehatan ini akan bisa mengisnpirasi tenaga kesehatan lainnya untuk berbuat lebih baik lagi pada kesehatan di Indonesia.

2. Aku akan menuliskan cerita anak-anak di mana Tim Nusantara Sehat ditugaskan.

Karena aku adalah penulis buku anak, maka cerita anak-aak di daerah terpencil layak untuk diangkat menjadi kumpulan cerita atau pun novel. Saat ini masih sedikit sekali cerita anak yang mengangkat kisah anak-anak di daerah terpencil. Di dalam cerita anak ini tentu saja akan disisipkan inspirasi hidup sehat dan pelayanan kesehatan pada anak-anak di daerah tempat Tim Nusantara Sehat bertugas. Jadi cerita anak ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk mendukung Tim Nusantara Sehat maupun meningkatkan kualitas kesehatan di daerahnya masing-masing.

Jumat, 18 Maret 2016

Indosat Ooredoo Mengembangkan Potensi Perempuan Melalui Teknologi Digital


Yang namanya internet itu ibarat dua mata pisau. Jika digunakan dengan baik maka akan menjadi baik. Begitu juga sebaliknya. Jika digunakan untuk hal-hal buruk maka akan mendatangkan keburukan. 

Inilah yang dikatakan oleh ibu Septriana Tangkary, yang merupakan Direktur Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementrian Komunikasi dan Informasi RI. Hal ini beliau katakan dalam talk show Women Connected to Mobile  Internet pada hari Kamis 17 Maret 2016. Kegiatan ini bertempat di Kantor Indosat yang berada di Jln Medan Merdeka Barat Jakarta.

Selain dari Kementrian kominfo, hadir juga nara sumber lain yang merupakan perempuan-perempuan hebat di bidangnya. Ada ibu Meutya Hafid, wakil Ketua Komisi I Bidang Telekomunikasi dan IT DPR -RI. Beliau sangat mendukung UU komunikasi yang berpihak pada kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Ini karena tingkat pendidikan perempuan yang lebih rendah dari laki-laki. Selain itu juga keterbatasan perempuan yang menyebabkan kesempatan laki-laki dalam dunia digital lebih banyak dibanding perempuan.


Sebelumnya acara dibuka oleh Bapak Alexander rusli, President Director dan CEO Indosat Ooredoo. Menurut Bapak Alexander Rusli, Indosat Ooredoo lebih dari sekedar konektiivitas. Indosat Ooredoo ingin memastikan teknologi digital dapat dipahami dan dimanfaatkan untuk memaksimalkan potensi perempuan sehingga mereka dapat meraih mimpi, cita-cita dan kualitas hidup yang lebih baik. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Indosat Ooredoo melalui program CSR Indosat Ooredoo pilat Women Empowerment yang telah menjadi bagian dari pilar utama program CSR sejak tahun 2012.

Hal yang sama dipertegas oleh ibu Ripy Mangkoesubroto selaku Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo. Di era digital seperti sekarang ini, pemberdayaan perempuan harus mencakup aspek digital, sehingga perempuan Indonesia mampu berperan dan memiliki digital knowledge dan skill tersebut. Perempuan Indonesia harus ampu meraih kesempatan yang ditawarkan oleh ekonomi digital termasuk akses pendanaan.

Penjelasan dari ibu Ripy ini ditambahkan lagi oleh Ibu Deva tentang program CSR Indosat Ooredo yang dikhususkan bagi perempuan yaitu Inspirasi Perempuan Indonesia (INSPERA) . Da dua fokus utama dari INSPERA ini yaitu :

  1. Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan perempuan untuk dapat memperoleh penghasilan serta memberikan akses pendanaan dan layanan keuangan.. 
  2. Meningkatkan jumlah perempuan untuk mendapatkan akses informasi dan fasilitas telekomunikasi melalui berbagai layanan dan aplikasi, kegiatan komunitas perempuan, seminar, sharing, pameran digital dan kewirausahaan. 
Ada juga para pebisnis perempuan yang telah mengalami jatuh bangunnya usaha yang sudah dirintaisnya selama 13 tahun lalu. Beliau adalah Ni Luh Jelantik yang merupakan pengusaha sepatu dari Bali. Dengan merintis usaha yang mengedepankan pendekatan pelanggan sebagai sahabat dan memiliki akses pribadi pada pengrajin langsung, kini Ni Luh Jelantik telah mulai melakukan bisnis online dalam pemasaran produknya. 


MAsih ada satu lagi perempuan yang sukses dalam bisnis kelompoknya. Beliau adalah ibu Nuriyah yang merupakan kelompok perempuan usaha Soka Ayu. Kelompok ini memproduksi batik khas Banyumas di Banjarnegara. Usaha kelompok Soka Ayu setelah mendapat binaan dari Indosat. Dari yang dulunya hanya memasarkan hasil batik dari pameran ke pameran. 

Kini kelompok tersebut sudah memasarkan hasil kerajinannya secara online. Mereka telah membuat Fan page di FB : Soka Ayu, juga Instagram : Soka Ayu. Indosat Ooredoo juga membantu kelompok ini belajar membuat aneka produksi dari batik. Kalau dulu hanya memproduksi kain dan busana batik, kini mereka telah memproduksi tas, dompet, sepatu dll. Semua dari batik khas Banyumas.  


Seorang perempuan yang sangat melek teknologi yaitu Kurie Suditomo dari Coding Indonesia juga dihadirkan di sini. Bu Kurie memberikan inspirasi bahwa games bukanlah permainan yang membuang waktu semata. Beliau mengajak untuk menjadikan anak sebagai pembuat games melalui cara belajar yang menyenangkan.

Satu lagi perempuan isnpiratif yang mengerti apa yang diperlukan oleh perempuan. Berawal dari ide curhat di diary yang tidak dijawab, maka Destriana Cantikadewi membuat House of Perempuan (HOPE). Aktifitas komunitas ini adalah di twitter dan melalui email. Jdi kalau curhat di HOPE maka akan mendapat solusi. Dengan melihat isu dan kebutuhan perempuan dari hasil curhatan tentunya, maka HOPE akan membuat acara offline yang bisa memberi solusi bagi semua maslah anggotanya.


Selain talkshow pada kesempatan ini juga dibuka MAster Class yang terdiri dari 4 kelas. MAsing-masing peserta bebas memilih dua kelas yang disukainya. Kelas-kelas tersebut diantaranya :
  1. Parenting in Digital Era dipandu oleh Vera Itabilina (Psikolog Anak). 
  2. Women Digital Economy dipandu oleh Citra Damayanti Agus (CEO IMX)
  3. Digital Security and Safety for Women and Family  dipandu oleh Septriana Tangkary (Direktur Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika, Kementrian Komunikasi dan Informasi RI)
  4. Commercial Product Photography dipandu oleh Arino Mangan (Arino Mangan Photography)
Master Class ini nantinya akan dilakukan secara berkala di Galery Indosat. Untuk materi dan kurikulumnya akan dilakukan identifikasi kebutuhan dari para peserta. Saat ini Master Class baru diadakan di Jakarta. Namun rencananya Master Class ini akan diadakan di seluruh Indonesia, tentu saja di daerah yang sarana dan prasarana mendukung. 



Sabtu, 02 Januari 2016

Blog Buku Anak - Resolusi 2016


Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis di sini. Terakhir menulis di bulan November 2015. Memang baru sekitar satu bulan lebih sedikit blog ini tidak ada update. Tapi ini sangat ironis sekali jika dilihat di awal-awal saat saya membuat blog ini. Mumpung masih di awal tahun 2016 maka saya ingin membuat resolusi untuk blog tercinta ini. 

Dulu blog ini ada karena saya ingin mendokumentasikan karya saya yang berupa tulisan. Tapi nyatanya saya seringkali lupa dengan karya yang ada. Apalagi tahun 2015 saya lebih banyak membuat bahan ajar yang notabene adalah buku yang tidak dijual bebas. Jika dilihat hanya satu buku yang dijual bebas yang terbit di tahun 2015 kemaren. Yaitu Fun Origami yang diterbitkan oleh Andi Publisher Jogja. 

Bukan berarti saya tidak menulis lho. Saya terus menulis setiap hari. Ini karena menulis sudah mendarah daging dalam diri saya. Sehari saja tidak menulis rasanya saya tidak hidup. Bahkan saya merasa kalau selama ini saya tidak pernah bekerja banting tulang untuk mencari uang. Ini karena saya merasa ketika menulis adalah saya sedang bersenang-senang. 

Ada banyak naskah yang saya hasilkan di tahun 2015 terutama naskah cerita anak. Hanya saja proses terbitnya naskah cerita anak menjadi buku anak sangatlah panjang. Jadi saya harus bersabar menunggunya. Insya Allah di tahun 2016 nanti saya akan panen. 

Untuk blog ini sendiri saya masih tetap akan membuatnya menjadi blog "gratisan". Bukan karena saya pelit untuk membeli domain sendiri. Tapi saya berpikir apa yang ada di dalam blog ini harus bisa dimanfaatkan oleh banyak orang. Karena inilah yang bisa saya tinggalkan sebagai amalan ilmu bermanfaat bagi saya. Jadi jika suatu saat nanti saya meninggalkan dunia ini, maka blog ini tidak akan pernah mati.

Beda halnya jika saya menggantinya dengan domain berbayar. Jika suatu saat nanti saya meninggalkan dunia ini maka tidak ada lagi yang akan meneruskan membayar domain blog ini. Saya sendiri tidak bisa menggantungkan keberlanjutan blog ini pada keturunan saya. Karena mereka memiliki "passion" yang berbeda. Bisa jadi mereka akan lupa atau tidak sempat mengurusnya. Jadi lebih baik saya akan menitipkan blog ini pada Google. 

Kembali lagi ke resolusi tahun 2016. Saya akan menggunakan blog ini sebagai wadah saya berbagi. Saya akan berbagi ilmu-ilmu penulisan. Baik itu menulis cerita fiksi maupun menulis non fiksi. Kegiatan ini akan saya lakukan secara offline maupun online. 

Kegiatan offline akan saya lakukan dengan cara mengunjungi sekolah-sekolah. Sedangkan kegiatan Online akan saya lakukan di blog ini. Jadi jangan bosen ya kalau blog ini nanti isinya akan lebih banyak tentang teknik penulisan dibanding kategori lainnya. Semoga ada banyak karya saya yang bisa saya rekam juga di sini. Aamiin 

Selasa, 15 Desember 2015

Awarding Ceremony Sinar Mas Land Young Architect Competition 2015


Sinar Mas Land Young Architect Competition (SMLYAC) 2015 merupakan kompetisi arsitek yang diperuntukkan bagi mahasiswa. Kegiatan ini digelar oleh Sinar Mas Land bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Acara puncak penganugerahan SMLYAC 2015 ii digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Dalam acara Award ceremony ini juga dimeriahkan dengan penampilan Andien serta band Tulus.

Sinar Mas Land sendiri merupakan pengembang properti terkemuka di Asia Tenggara dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam bidang pengembangan properti di Indonesia. Sinar Mas Land tercatat di bursa saham Indonesia atas nama PT. Bumi Serpong Damai Tbk, (BSDE). Pada awal tahun 2011, BSDE telah merampungkan proses akuisisi perusahaan terafiliasi yakni PT Duta Pertiwi Tbk, PT Sinar Mas Teladan dan PT Sinar Mas Wisesa. 

Akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja BSDE terutama portofolio pendapatan dan diversifikasi usaha BSDE. Dengan lebih dari 50 proyek besar yang telah dikembangkan di Indonesia, dan juga memiliki lebih dari 10.000 ha land bank, Sinar Mas Land dapat disebut sebagai pengembang properti terbesar dan paling terpecaya di Indonesia. 

Bukti kesuksesan Sinar Mas Land juga diakui oleh dunia dengan mendapatkan berbagai macam penghargaan International yang prestigius seperti World FIABCI Prix d’excellence Award di Cyprus (2011), World FIABCI Prix Award di Taichung (2013), Asia Pacific Property Award di Kuala Lumpur (2012 & 2013), dan Cityscape Awards For Emerging Market di Dubai (2014). 

Dengan dukungan tim manajemen yang kuat, Sinar Mas Land juga dikenal sebagai pengembang kota mandiri paling berhasil (Melalui BSD City Development), serta menjadi pelopor dalam pengembangan konsep perumahan Klaster / concept-Klastered residential (Kota Wisata, Legenda Wisata, Grand Wisata, dan lain-lain). Disamping itu, Sinar Mas Land juga merupakan pelopor / pioneer pengembangan proyek inovatif Strata Mall / Trade Center (ITC) di Indonesia. Sinar Mas Land memiliki mitra strategis yang kuat seperti Sojitz Japan dan Itochu-Japan, Hongkong Land serta mitra lokal seperti Kompas Gramedia dan Kalbe.

Sayembara SMLYAC 2015 ini sendiri merupakan bentuk kepedulian Sinar Mas Land terhadap perkembangan para arsitek muda di tanah air sekaligus untuk mengapresiasi bakat mereka di bidang arsitektur. Dalam kompetisi ini ada 9 tim pemenang dengan tiga kategori sayembara SMLYAC 2015 yaitu kategori Residentiap, Commercial dan Resort. 

Sayembara yang berlangsung selama empat bulan ini diumumkan ke publik pertama kali pada 9 Juli 2015 dan ditutup pada 2 November 2015. Para pemenang berasal dari tiga kategori berbeda yakni Residential, Commercia, dan Resort serta berhak mendapatkan hadiah total 675 juta rupiah. 

 Sayembara arsitektur berskala nasional yang untuk kedua kalinya diselenggarakan Sinar Mas Land ini sukses meraih respon positif dari para mahasiswa/i arsitektur di tanah air dan menjadi sebuah kesempatan besar bagi calon-calon arsitek terbaik negeri ini untuk menunjukkan potensi emas melalui karya terbaik mereka. 

Sebelumnya pada tanggal 2 Desember 2015 ada 15 finalis terbaik yang mempresentasikan karya mereka di hadapan dewan juri yang merupakan orang-orang terbaik di bidangnya . Berikut ini adalah dewan juri yang menilai dalam kompetisi SMLYAC 2015 : 
1. Juri kategori Residential : 
  • Sukendro Sukendar dari IAI (Founder Nataneka Architect)
  • Andra Matin (Founder Andra Matin Architect) 
  • Jefry Budiman - praktisi (Founder Grain and Green) 
2. Juri Kategori Commercial : 
  • Ardi Jahya - praktisi IAI 
  • Rafael David - IAI (principal Aboday Architect)
  • Sofian Sibarani (Praktisi AECOM) 
3. Juri kategori Resort 
  • Prasetyo Adi (Praktisi dari PDW Architect)
  • Robert Day - WATG
Sedangkan pemenang Sinar Mas Land Young Architect Competition 2015 yang diumumkan dalam malam puncak penganugerahan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) adalah sebaai berikut: 
1. Kategori Residential 
  • Pemenang 1 : Tim Estevantra Sunandirjaya dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai 100 juta rupiah Pemenang 
  • Pemenang 2 : Tim Antonius Richard Rusli dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai 75 juta rupiah Pemenang 
  • Pemenang 3 : Tim Lucky Fachrurozi dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai 50 juta rupiah Kategori 
2. Kategori Commercial 
  • Pemenang 1: Tim Dena Hilmi Fauzi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), berhak mendapatkan hadiah uang senilai 100 juta rupiah 
  • Pemenang 2: Tim Dian Indah dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai 75 juta rupiah 
  • Pemenang 3: Tim Azki Muhammad dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), berhak mendapatkan hadiah uang senilai 50 juta rupiah 

3. Kategori Resort 
  • Pemenang 1: Tim Silvanus Andi Saputra dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai 100 juta rupiah 
  • Pemenang 2: Tim Gideon Sutanto dari Universitas Pelita Harapan (UPH), berhak mendapatkan hadiah uang senilai 75 juta rupiah 
  • Pemenang 3: Tim Raynaldo Theodore dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai 50 juta rupiah 
Dalam siaran pers Ishak Chandra, CEO Strategic Development and Services Sinar Mas Land, mengatakan ,“Kepedulian terhadap perkembangan potensi generasi muda yang akan memikul masa depan pembangunan di tanah air membuat Sinar Mas Land kembali menggelar sayembara Sinar Mas Land Young Architect Competition 2015. Kami sangat senang hal ini direspon positif lewat antusiasme peserta SMLYAC 2015 yang mengirimkan karya desain arsitektur terbaik mereka.” 

Lebih dalam Ishak Chandra memaparkan bahwa Sinar Mas Land bersyukur sekaligus bangga karena dapat memberikan kesempatan kepada calon-calon arsitek terbaik negeri ini untuk berkarya dan mengembangkan kemampuan mereka secara kreatif untuk membangun masa depan negeri yang lebih baik.”

Minggu, 13 Desember 2015

Tour & Travel Revolution Bukan Buku Biasa


Hari ini , sabtu 12 Desember 2015 berkesempatan hadir di acara Launching buku Tour & Travel Revolution. Awalnya datang hanya karena lokasi acaranya dekat dengan rumah, yaitu di Function Hall Gramedia Matraman Jakarta Timur. Acara launching dimulai sejak jam 13.00 hingga jam 14.3o. Tapi ketika membaca press release yang diberikan jadi penasaran juga baca bukunya. 

Tapi tentu saja keinginan membaca buku menjelang acara di mulai tidak puas karena baru melihat-melihat isi buku tiba-tiba suara MC memberi tanda kalau aku harus membaca buku ini di rumah agar lebih "resep" kalau orang Sunda bilang. 

Dalam acara launching ini dihadirkan beberapa nara sumber yang akan berbagi pengalaman kesuksesan mereka dalam usaha. Di sini ada mas H.M Ardans Dachlan, S.T si penulis buku. Juga mas Mono yang punya banyak gerai ayam bakar itu. Ada juga mbak Ratna Listi si penyanyi yang kini juga sudah merambah masuk ke bisnis kuliner dengan membuka tempat makan Bebek Jumbo di kawasan Kota Wisata Cibubur. Seharusnya ada juga mas Tengku Wisnu tapi rupanya beliau berhalangan hadir. 

Selain itu masih ada lagi motivator yaitu mbak Ida yang langsung datang dari Pekanbaru untuk berbagi pengalaman bisnis tour &travelnya yang hingga kini sudah mendapa profit Rp 40 juta / bulan. Mbak Ida ini hingga saat ini masih berstatus sebagai karyawan BI di Pekanbaru Riau. Dia juga menjadi penyiar TVRi. 

Menurut mas Ardans, dalam bisnis yang harus dilakukan untuk mencapai sukses hanya 2 yaitu : 
  1. Action 
  2. Amal
Hal ini sudah dilakukan oleh mas Ardans dalam mencapai kesuksesannya dalam bisnis tour & travel online. Sebelumnya mas Ardans menempuh pendidikan formal dibidang teknik. Hanya saja hingga kini ilmunya belum terpakai karena setelah lulus kuliah dan gagal merintis karir sebagai anak band, mas Ardans justru ditunjukkan jalan untuk merintis bisnis Tour & Travel yang bisa dijalankan secara Online dari dalam kamar kos. Hingga kini bisnis Tour & Travelnya sudah memiliki ratusan cabag yang tersebar di seluruh Indonesia. 


Acara launching buku kali ini berbeda dengan launching buku biasanya. Selain dihadirkan para inspirator dalam dunia usaha ada juga acara charity. Kali ini mas Ardans berbagi 1001 bisnis keagenan senilai Rp 3.750.000/ orang secara gratis bagi Yatim UKM mikro. Untuk charity ini juga mendapat rekor muri yang penyerahannya dilangsungkan pada acara yang sama. Setelah acara launching selesai dilanjutkan dengan Pelatihan Enterpreneur Bisnis Online Travel kepada umum dan perwakilan yatim dan UKM mikro bersama Ardans Dachlan selaku pakar bisnis travel. 

Bagi yang penasaran dengan buku Tour & Travel Revolution ini bisa melihat sekilas dari daftar isinya berikut ini : 


Tour & Travel Revolution
Cara Mudah, Cepat dan Jadi Kaya 
Dari Usaha Travel 

Belajar Bisnis Dari Story 
Bagian ke satu  - Tak Kenal maka Tak Sayang 

  • Learning, Action & Touch Your Dream
  • Jurus berani investasi 
  • Bulan madu keliling dunia
Bagian kedua - Membedah bisnis travel
  • Potensi bisnis tour & travel 
  • Tantangan buka usaha tour & travel 
Bagian ketiga - Trik kaya di bisnis travel dalam 30 hari 
  • Bangun Mindset pengusaha 
  • Bangun networking bisnis
  • Gencarkan promosi 
  • Strategi endorsment : umroh gratis dapat duit 
Bagian keempat - Trilogi lift kesuksesan 
  • Menemukan MENTOR bisnis yang tepat 
  • Siapakah SUPER HERO dalam bisnis anda?
  • Kenapa harus pakai syste MMBC ? 
Bagian kelima - Succes Story 



Kamis, 26 November 2015

Puteri Pariwsata Memperkenalakan Pariwisata Indonesia

Masih dari workshop Pesona Indonesia di Hotel Oria Wahid Hasyim. Kali ini bertemu dnegan 2 Puteri Pariwisata Indonesia juga pak Jhony Sugiarto dari El Jhon group. 

Sepuluh tahun yang lalu Indonesia belum memiliki Puteri Wisata. Hanya saja di setiap daerah ada seperti misalnya abang none Jakarta dan sejenisnya. Hingga akhirnya El Jhon membeli franchise Internasional sehingga ada Putri Pariwisata sehingga puteri wisata Indonesia bisa memperkenalkan wisata Indonesia ke dunia. 


Saat ini semua Putri Pariwisata dikirim ke luar Negeri atas biaya El Jhon. Ini karena tidak ada satu pun kementrian yang memberikan dukungan. Saat ini adalah tahun kedelapan. Grand Final Putri Pariwisata Indonesia akan disiarlkan langsung besok malam tanggal 28 November 2015 di Rajawali TV. 

Setiap Putri Indonesia nantinya akan diberi tanggung jawab berdasarkan kegiatan pariwisata. Seperti misalnya Putri Kuliner. Putri Marine dll. Olah raga juga bisa dijadikan objek wisata yang menarik di Indonesia. 

Menurut Jhony Sugiarto dari El Jhon, olah raga termurah di Indonesia adalah snorkeling. Sayangnya sebagian besar masyarakat Indonesia tidak terbiasa berenang. Jadi sangat disayangkan potensi wisata laut Indonesia tidak bisa dinikmati oleh tuan rumahnya sendiri. 

Masih menurut Jhony Sugiarto ada sesuatu yang salah. Indonesia sangat berpotensi dengan sumber daya laut termasuk wisata laut. Sayangnya laut sejak lama dijadikan sebagai halaman belakang rumah. Akhirnya laut menjadi kotor. Padahal jika laut dijadikan halaman depan rumah maka laut akan dijaga keindahannya. 

Berbicara soal pariwisata , jika kita tidak menjaga lingkungan maka orang hanya akan datang sekali. Jika banyak sampah di laut maka diving maupun snorkeling tidak lagi nyaman. Oleh karena itu El Jhon merasa perlu adanya miss pesona bawah laut sehingga bisa menjadi duta dalam menjaga keindahan bawah laut. Dengan demikian terumbu karang dan potensi bawah laut terus terjaga. 

Miss Eart akan berkeliling sekolah memperkenalkan program-program menjaga lingkungan. Termasuk bagaimana menghemat air dan menjaga lingkungan untuk mendukung pariwisata Indonesia. Putri Indonesia akan mensosialisasikan pariwisata dan lingkungan dengan kalangan seusia mereka. 

Keinginan wisatawan Indonesia keluar negeri salah satunya disebabkan karena kurangnya informasi destinasi wisata dalam negeri. Oleh karena itu perlu adanya sosialisasi maupun pengenalan destinasi wisata Indonesia dengan lebih banyak lagi. 

Untuk meningkatkan pariwisata Indonesia maka perlu harga wisata yang murah. Masalah promosi wisata harus go digital Jadi promosi pariwisata harus lewat media digital. Sosial media bisa jadi solusi promosi wisata. 

Menurut Pak Jhon ujung tombak wisata Indonesia ada 3 yaitu : 

  1. Indonesia punya budaya 
  2. Indonesia punya sumber daya alam
  3. Sayangnya kita punya problem yaitu akses yang masih sulit dan masih belum optimal mengelola lingkungan.